Selasa, 28 Juli 2015

HUMAN RESOURCES INFORMATION SYSTEM

HUMAN RESOURCES INFORMATION SYSTEM

HUMAN RESOURCES INFORMATION SYSTEM

Human Resources Information System merupakan salah satu program dari aplikasi software komputer untuk mengorganisir tata kelola dan tata laksanan Manajemen Sumber Daya Manusia dalam sebuah perusahaan untuk mendukunh proses pengelolaan yang baik, teratur untuk mengambil sebuah keputusan. HRIS ( Human Resources Information System ) biasa di kenal sebagai Decision Support System yang menyediakan semua informasi yang di HRIS merupakan sebuah sistem terintegrasi yang di rancang untuk menyediakan informasi yang di gunakan untuk membuat keputusan SDM. Ada dua hal tujuan di gunakan HRIS (Human Resources Information System) oleh sebuah perusahaan :
  1. Efisiensi Administrasi dan Operasional, sehingga seluruh kegiatan administrasi dapat dibuat dengan efektif dan efisien dengan menggunakan pendekatan aplikasi otomatisasi
  2. Membantu dan mempermudah dalam proses perencanaan SDM, dengan memilik data yang lebih mudah di akses akan membuat keputusan SDM dan manajerial akan lebih mudah.
Dengan kata lain HRIS ( Human Resources Information System) merupakan proses secara online mulai dari input data, pelacakan data, kebutuhan data tentang SDM, Payroll (Penggajian) dan fungsi akutansi dalam sebuah perusahaan. Semua data di simpan rapih dalam sebuah database yang safety, confidential dan terstruktur.

Sebuah Sistem Aplikasi HRIS (Human Resources Information System) yang efektif dan efisien ialah sistem yang memberikan semua informasi yang di butuhkan oleh perusahaan mengenai data data karyawan, penggajian hingga fungsi akutansi secara akurat , cepat, dan dapat membantu fungsi HRD untuk membuat keputusan SDM atau keputusan yang strategis untuk manajerial sebuah perusahaan.

Ruang Lingkup HRIS (Human Resources Information System) :

  1. Perencanaan Sumber rundaya Manusia
  2. Administrasi Personalia
  3. Penggajian, Kompensasi dan benefit
  4. Kinerja Personel
  5. Pendidikan dan Pelatihan
  6. Pemutusan Hubungan Kerja / Pensiun
Adapun manfaat menggunakan HRIS (Human Resources Information System) ialah mempermudah sistem perencanaan karir dan pengembangan karyawan secara tersistem dan untuk mempermudah sistem pelaporan terkait masalah sistem kompensasi karyawan yang menyangkut masalah gaji serta benefit lain yang di peroleh karyawan.

Sejarah Manajemen

Sejarah Manajemen

Sejarah manajemen

Manajemen dikenal pada awalnya karena lahirnya suatu organisasi, dan mulai dikenal sejak adanya perusahaan-perusahaan berdiri secara sederhana.

Pada waktu itu para manajer belum mengenal pembagian pekerjaan, dimana manusia manusia masih dianggap sebagai mesin dan belum ada penataan dalam organisasi.

kegiatan manajemen pada mulanya bersifat konvensional, yaitu cara kerjanya berdasarkan tradisi, dimana suatu organisasi dijalankan berdasarkan turun temurun.

misalnya seorang keluarga mendirikan suatu usaha, mereka bekerja berdasarkan orang tuanya atau pengalaman orang lain.

Manajemen diterapkan bukan saja dalam usaha keluarga, tetapi sejak peradaban kuno dibagian barat Mesopotamia, terdapat tulisan-tulisan Mesir kuno sekitar tahun 1200 sebelum Masehi. Pengetahuan manajemen sudah diterapkan dalam kegiatan politik, bidang peradilan, dalam sistem pemerintahan organisasi militer, dalam usaha kelompok, bahkan diterapkan pula oleh gereja katholik melalui pengembangan struktur organisasi sedunia dan melalui penggunaan otorisasi dalam bidang pekerjaan manajemen.

Sejak lahirnya revolusi industri pada awal abad ke 18, terjadi pergeseran penerapan manajemen tradisional menajdi manajemen sistematik.

Dengan adanya revolusi industri, telah menyebabkan meluasnya penggunaan mesin-mesin pabrik untuk kegiatan produksi, sehingga pengelolaan perusahaanpun bergeser kearah modern, maka manajemen pun turut berkembang menjadi suatu ilmu pengetahuan yang sangat dominan dalam mengelola organisasi perusahaan modern.

Manajemen tradisional dalam perkembangan manajemen


Sejak adanya kerjasama antara sekelompok orang dalam suatu ikatan formal untuk mencapai suatu tujuan tertentu, maka bersamaan dengan itu lahirlah manajemen.

Manajemen mulai-mulai lahir dalam wujud tradisional, kemudian berkembang menjadi suatu ilmu dan seni. Di dalam zaman modern manajemen berkembang menjadi profesi.

Pengertian manajemen tradisional ialah menajemen yang ditandatangani oleh tradisi atau (kebiasaan secara turun-menurun).

Ciri-ciri dari manajemen tradisional ialah didalam memecahkan suatu masalah, para manajer akan bertitik tolak pada apa yang telah dilakukan pada waktu yang lalu dan dalam situasi yang hampir sama

Pendapat manajer yang menganut manajemen tradisional mengatakan bahwa : “kunci keberhasilan dan kesuksesan manajemen yang paling aman dan benar adalah dengan melaksanakan tugas-tugas dalam mengelola perusahaan menurut cara-cara dan kebiasaan-kebiasaan yang telah dianut dan dipraktekan pendahulunya.”

Setelah adanya kemajuan dibidang teknologi yang ditandai dengan lahirnya revolusi industri, dimana industri rumah tangga keluarga berubah dari rumah tangga konsumsi menjadi rumah tangga produksi, yang menimbulkan persaingan dan perlombaan dari ekonomi tertutup menjadi ekonomi terbuka, maka peranan manajemen yang tradisional turut berkembang menjadi suatu ilmu dan seni.

Rabu, 22 Juli 2015

ANALISIS SWOT TERHADAP STRATEGI MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA


Analisis ‘SWOT’ Terhadap STRATEGI MANAJEMEN Sumber Daya Manusia 

 

Siapa juga yang telah biasa berkecimpung dalam aktivitas perumusan strategi perusahaan dan jadi tersangka dalam proses pengambilan ketentuan dalam satu buah organisasi tentu mengetahui bahwa analisis SWOT yaitu salah satu instrumen analisis yang ampuh seandainya difungsikan dengan pas. Sudah didapati serta dengan cara luas bahwa SWOT yakni akronim utk kata-kata strengths (kebolehan), weaknesses (kelemahan), Oportunities (kesempatan), dan treats (ancaman). Hal kapabilitas dan kelemahan terdapat dalam badan satu buah organisasi termasuk juga unit usaha tertentu sedangkan kesempatan dan ancaman yaitu factor-faktor lingkungan yang dihadapi oleh organisasi atau perusahaan atau unit business yang bersangkutan. Kalau dikatakan bahwa analisis SWOT sanggup yaitu instrumen yang ampuh dalam jalankan analisis strategi, keampuhan tersebut terletak terhadap kapabilitas para penentu strategi perusahaan buat mengoptimalkan peranan hal kebolehan dan pemanfaatan kesempatan maka berperan yang merupakan sarana buat minimalisasi kelemahan yang terdapat dalam badan organisasi dan menekan efek ancaman yang timbul dan mesti dihadapi. Apabila para penentu strategi perusahaan mempu lakukan ke-2 perihal tersebut dengan cocok, rata rata upaya buat pilih dan tentukan strategi yang efektif menghasilkan hasil yang diinginkan.
.

Aspek kapabilitas pada analisis SWOT


Aspek kapabilitas berupa kebolehan, yang dimaksud dengan factor-faktor kapabilitas yang mempunyai oleh sebuah perusahaan termasuk juga satuan-satuan business didalamnya ialah antara lain turnamen kusus yang terdapat dalam organisasi yang berakhibat kepada pemilikan keunggulan komparatif oleh satuan bisnis dipasaran. Dikatakan begitu sebab usaha mempunyai sumber, ketrampilan, product andalan dan sebagainya yang membuatnya lebih kuat dari para pesaing dalam memuaskan kepentingan pasar yang telah dan direncanakan dapat dilayani oleh unit bisnis yang bersangkutan, sample sektor keunggulan itu antara lain adalah kapabilitas kepada sumber keuangan, citra positif, keunggulan kedudukan dipasar, jalinan bersama pemasok, loyalitas pembeli product dan kepercayaan para beragam pihak yang berkempentingan. 

Hal Kelemahan, jikalau orang bicara menyangkut kelemahan yang terdapat dalam badan sebuah unit usaha, yang dimaksud yakni keterbatasan atau kekurangan dalam faktor sumber, ketrampilan dan kekuatan yang menjadikan penghalang serius bagi tampilan kinerja organisasi yang memuaskan. Dalam praktek beragam keterbatasan dan kekurangan kapabilitas tersebut mampu tampak terhadap alat dan prasarana yang dipunyai atau tak dipunyai, kekuatan manajerial yang rendah, ketrampilan pemasaran yang tak pas bersama tuntutan pasar, product yang tak kurang diminati oleh para konsumen atau calon pengguana dan tingkat perolehan keuntungan yang kurang memadai. 

Hal Kesempatan, definisi sederhana berkenaan hal kesempatan yakni bermacam macam situasi lingkungan yang menguntungkan bagi satu buah usaha, yang dimaksud bersama bermacam macam situasi tersebut antara lain yakni : 

a) Kecenderungan mutlak yang berlangsung dikalangan konsumen product 

b) Identifikasi sebuah segmen pasar yang belum mendapat perhatian 

c) Perubahan dalam keadaan persaingan 

d) Perubahan dalam peraturan perundang-undangan yang mengakses bermacam peluang baru dalam aktivitas persaingan 

e) Hubungan bersama para customer yang akrab dan 

f) Hubungan dengan pemasok yang harmonis. 

Perihal Ancaman, pengertian ancaman ialah kebalikan pengertian kesempatan. dengan begitu akan dikatakan bahwa ancaman ialah hal lingkungan yang tak menguntungkan satu unit usaha, kalau tak diatasi, ancaman bakal jadi hambatan bagi sebuah business yang bersangkutan baik utk musim saat ini ataupun dimasa depan. Bermacam misalnya antara lain, ialah : 

a. Masuknya pesaing baru dipasar yang telah dilayani oleh unit usaha 

b. Pertumbuhan pasar yang lamban 

c. Meningkatnya posisi tawar konsumen product yang dihasilkan 

d. Menguatnya posisi tawar pemasok bahan mentah atau bahan baku yang dipakai utk diproses lebih lanjut jadi product tertentu 

e. Perkembangan dan perubahan tehnologi yang belum dikuasai 

f. Perubahan dalam peraturan perundang-undangan yang sifatnya restriktif
konsultan-manajemen asckonsultan.com desainrumahnya.com jasa-konsultan-manajemen